Ini Dia Jenis Olahraga untuk Anak SD Sesuai Usia

Olahraga adalah kegiatan fisik yang diyakini bisa memberikan dampak yang baik untuk tubuh. Ada berbagai macam jenis olahraga yang bisa dilakukan. Terlebih untuk anak-anak SD. Namun, Anda harus bisa memilah dan memilihkan olahraga yang pas sesuai usianya. Berikut ini ada beberapa pilihan olahraga untuk anak SD yang bisa Anda sesuaikan usianya.

Usia 6 sampai 7 Tahun

Pada saat anak berusia 6 hingga 7 ini, anak sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan terhadap kemampuan fisiknya agar dapat tumbuh lebih baik. Oleh karena itu, pada masa usia ini, Anda bisa memberikan olahraga yang tepat dan lebih sering melakukannya. Jenis olahraga itu adalah berenang, bersepeda, bermain bola seperti lempar bola biasa atau sepak bola yang dilakukan dengan ringan. Sekalipun bisa dilakukan dengan teman sebaya, jangan lupa juga untuk memantaunya.

Usia 8 sampai 9 Tahun

Memasuki usia 8 sampai 9 tahun ini, intensitas perhatian orangtua terhadap anak cenderung lebih berkurang jika dibandingkan dengan usia 6 sampai 7 tahun. Selain itu, pada masa ini anak dengan usia 6 sampai 7 tahun lebih memiliki kemampuan koordinasi tangan dan mata yang mulai meningkat. Dengan begitu, Anda bisa memberikan contoh langsung sebagai bahan belajarnya dan biarkan anak langsung mencobanya sendiri.

Hal ini juga baik untuk melatih kemampuan motorik anak secara langsung dan tepat. Anda tinggal sesuaikan kemampuan motorik masing-masing anak. Oleh karena itu, berikan petunjuk yang jelas, singkat dan perlahan yang dilakukan sedikit demi sedikit. Selain itu tekankan juga pada teknik dan gerakan sebaga dasar untuk mengasah kekuatan dan kecepatan. Olahraga itu bisa seperti olahraga bela diri, senam atau gimnastik, lari, sepak bola.

Usia 10 sampai 12 Tahun

Pada saat anak sudah memasuki usia 10 sampai 12 tahun, kemampuan motorik, berpikir dan mengambil keputusannya mulai bekerja lebih baik. Selain itu, apabila Anda menyuruh untuk mengikuti segala aturannya dan arah yang diberikan, anak mulai bisa mengikuti dan mengikutinya. Tidak hanya itu, anak juga mulai bisa memikirkan strategi untuk menyelesaikan tugas yang Anda berikan kepadanya.

Anak yang sudah memasuki usia ini, lebih banyak melakukan memerlukan olahraga dengan tujuan yang membutuhkan banyak strategi dan yang lebih rumit. Baik itu dari segi gerakannya, instruksi, maupun prosesnya. Selain itu, aktivitas fisik yang lebih juga diperlukan sebagai pendukung bertumbuh dan berkembangnya tubuh. Olahraga itu bisa berupa sepak bola, bola basket, tenis meja, bulu tangkis, bola voli.

Itulah beberapa pilihan olahraga untuk anak SD yang bisa Anda terapkan. Sekalipun membutuhkan lawan main dan bekerja sama dengan teman sebayanya, Anda harus memantau secara langsung dari segala aktivitas fisik yang anak lakukan. Hal ini bisa mengurangi berbagai faktor risiko yang ditimbulkan saat anak melakukan olahraga, terutama olahraga yang berat.

Postingan Terbaru